BUMDES Mekar Maju Mandiri Desa Mekar Mulya Siap Jadi Percontohan Ketahanan Pangan di Lamsel
Lampung Selatan, K86 – Badan Usaha Milik Desa BUMDES Mekar Maju Mandiri, Desa Mekar Mulya Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, siap menjadi percontohan dalam pengelolaan anggaran ketahanan pangan.
BUMDES ini dinilai berhasil menjadikan sektor pangan sebagai senjata utama untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat desa.
Berdasarkan keterangan Ketua BUMDES Tatang Iskandar, saat ini BUMDES bergerak di 3 aspek usaha sekaligus dan terus berkembang.
Dana ketahanan pangan sebesar 20 persen dari Dana Desa dialokasikan ke BUMDES pada tahun 2025. Total anggarannya mencapai Rp205 juta.
Alokasi dana tersebut kini telah membuahkan hasil berupa Pendapatan Asli Desa PAD yang cukup menggembirakan bagi pemerintah desa dan warga.
“Dana ketahanan pangan tahun lalu kami alokasikan ke 3 jenis usaha. Yang pertama budidaya tanam padi, yang kedua budidaya tanam jagung, yang ketiga ternak sapi, dan yang terakhir bergerak di jual beli ikan segar,” papar Tatang.
Diversifikasi usaha ini dilakukan agar BUMDES tidak hanya bergantung pada satu sektor. Dengan begitu risiko gagal panen atau kerugian bisa diminimalisir.
Tatang Iskandar menjabat sebagai Ketua BUMDES Mekar Maju Mandiri sejak bulan Mei 2025 hingga sekarang.
“Saya mulai menjabat sebagai ketua BUMDES Mekar Maju Mandiri dari bulan Mei 2025 yang lalu sampai sekarang. Alhamdulillah pemerintahan desa dan masyarakat mempercayakan mandat tersebut kepada saya,” ujar Tatang di kediamannya, Sabtu 25/7/2026.
Sejak memimpin, ia fokus mengembangkan seluruh kegiatan usaha agar berjalan produktif dan memberikan dampak langsung ke warga.
Saat ini seluruh kegiatan yang dijalankan BUMDES bergerak di berbagai bidang usaha sesuai potensi desa.
Untuk sektor pertanian, BUMDES mengelola lahan sawah seluas setengah hektar untuk budidaya padi.
Sementara untuk tanaman jagung, BUMDES menggarap lahan seluas tiga perempat hektar.
Di bidang peternakan, BUMDES memiliki 3 ekor sapi yang dikelola secara berkelompok.
Selain itu, unit usaha jual beli ikan segar juga aktif berjalan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan menambah PAD desa.
Menurut Tatang, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat Mekar Mulya.
Ke depan, BUMDES menargetkan peningkatan produksi dan perluasan pasar agar omzet usaha terus naik.
“Harapan saya kepada pemerintah agar dapat saling dorong dan saling memberikan solusi ketika terjadi kendala dalam pelaksanaan proses penanaman sampai terjadi panen yang hasilnya sesuai yang kita harapkan,” harapnya.
Dengan capaian ini, BUMDES Mekar Maju Mandiri diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa lain di Lampung Selatan dalam mengelola dana ketahanan pangan secara produktif, transparan, dan berdampak pada peningkatan ekonomi warga. (Efan)
