Kepala Desa dan Pengurus BUMDES Kemukus Diduga Hindari Wartawan
Lampung Selatan, K86-- Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), dan Kepala Desa Kemukus kecamatan Ketapang, diduga menghindari awak media.
Dugaan menghindari awak media, terkait adanya pertanyaan tentang Bumdes desa setempat. Bahkan awak media sempat mendatangi kantor Desa Kemukus dan juga ketua Bumdes, namun tidak dapat ditemui dan terkesan menghindar.
Awak media juga berusaha menghubungi melalui aplikasi WhatsApp, baik Chat maupun telpon, namun tidak ada respon dan tanggapan baik Kepala desa maupun Ketua Bumdes.
Di Kantor Desa di dapati salah satu pegawai bernama Roby Kaur Keuangan, saat ditanya struktur Kepungurusan Bumdes dari ketua, sekretaris dan bendahara dirinya hanya menjawab Ketua Tika, sekertaris Melani, sementara Bnedaha dirinya tidak ingat.
Saat disinggung Dana ketahanan pangan 20% yang di kucurkan oleh Pemerintahan Desa ke BUMDES tahun 2025 yang lalu. Ia menjelaskan, dana ketahan pangan 20% tahun 2025 sudah di kucurkan semua ke BUMDES.
"Sepengetahuan saya dana ketahanan pangan tahun 2025 yang lalu sebesar 20% sudah di kucurkan semua ke BUMDES, hanya saja karena Dana Desa (DD) tahap 2 tahun lalu tidak cair, lalu desa melakukan penarikan dana ketahanan pangan tersebut sekitar 19 juta untuk pembayaran insentif RT, kader, guru ngaji, dan linmas," ujarnya.
Roby menambahkan, jika terkait sisa anggaran Rp.100juta lebih itu di gunakan untuk usaha oleh kepengurusan BUMDES yakni menyewa lahan produktif.
"Kalau nggak salah dana tersebut di gunakan untuk menyewa lahan sawah, kurang lebih sekitar 2 hektar kalau saya nggak salah. Untuk jelasnya silahkan konfirmasi kepada pengurus bumdes aja atau kadesnya bang," tambah Roby.
Saat di tanya tentang Penghasilan Asli Desa (PAD) dari BUMDES ahir tahun 2025, Roby memperkirakan Rp.5juta sudah di masukan ke dalam rekening Desa.
Untuk mendapatkan jawaban sesuai data dan fakta, awak media berusaha menghubungi ketua Bumdes dan Sekretaris, namun tidak dapat jawaban serta respon dan juga mendatangi rumah Ketua Bumdes. Bahkan Kades Sumardi juga tidak jawaban maupun respon saat di tanya via aplikasi WhatsApp terkait keberadaannya saat awak media di Kantor Desa.(Efan/red)
